DPR Dorong KPK Usut Dana Talangan Century PDF Cetak E-mail
Rio, Kurnia Illahi   
Kamis, 17 Desember 2009 11:27

Jakarta, beritabaru.com - Panitia Khusus (Pansus) angket Bank Century Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tetap mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pengusutan dana talangan Bank Century Rp 6,7 triliun.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Pansus angket Bank Century DPR dari fraksi Partai Golkar, Idrus Marham terkait dengan adanya sejumlah nama penerima aliran dana talangan Bank Century yang telah dikantongi oleh KPK

"Kalau sudah ada di sana (KPK) maka tentu kita ini tinggal DPR mendorong sambil kita perdalam di sini lebih lanjut," ujar Idrus sebelum memasuki ruang rapat antara Pansus angket Bank Century dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di  MPR/DPR, Jakarta, Kamis (17/12).

Idrus menyampaikan jika nanti pada pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait yang dilakukan oleh Pansus angket ternyata ditemukan unsur pelanggaran hukumnya, maka Pansus akan menyerahkan kepada lembaga penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

"Yang penting kan bagaimana kita berusaha mengungkap kasus ini sampai tuntas, itu saya kira yang harus terjadi," tandasnya.

Sementara itu terkait dengan adanya para saksi atau pihak terkait yang tidak mau memberikan data seperti yang diminta oleh Pansus angket, pihaknya telah mengantisipasi dengan adanya surat dari Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan untuk menyerahkan data tersebut kapada Pansus angket.

Hal ini terkait dengan adanya penolakan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memberikan data kepada Pansus angket ketika rapat antara Pansus dengan BPK berlangsung kemarin (16/12) dengan alasan tidak mendapatkan persetujuan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang juga Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK).

"Oleh karena itu target kita hari ini adalah data-data tentang aliran dana itu yang diberikan kepada Pansus angket yang selanjutnya ini nanti kita jadikan sebagai dasar atau basic data dalam rangka untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada sehingga ini terungkap betul," jelasnya.

Comments (0)

Subscribe to this comment's feed

Write comment

smaller | bigger
security image
Write the displayed characters

busy