|
Boediono Yakin Pemberian Dana Talangan Tepat |
|
|
|
|
Rio, Kurnia Illahi
|
|
Selasa, 22 Desember 2009 13:32 |
|

Jakarta, beritabaru.com - Mantan gubernur Bank Indonesia, Boediono berkeras, keputusan pemberian dana talangan kepada Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun, sudah tepat.
Hal ini disampaikan oleh Boediono dalam merespon pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota Panitia Khusus (Pansus) angket Bank Century dari fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
"Keputusan itu dibuat oleh Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) secara bersama-sama dan saya sangat yakin pada saat itu adalah keputusan yang sangat tepat dan baik," ujar Boediono pada saat rapat konsultasi dengan Pasus angket Bank Century, di gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (22/12).
Hal ini dianggap sebagai keputusan tepat, karena berdasarkan pertimbangan kondisi saat itu yang dinilainya sedang mengalami krisis moneter perbankan yang dinilainya mirip dengan krisis moneter perbankan tahun 1997/1998.
Oleh karena itu dia berpandangan kasus yang menimpa Bank Century pada saat yang termasuk dalam kategori bank gagal, jika tidak diberikan bantuan maka akan berdampak pada sektor perbankan lainnya.
"Mengapa diputuskan (akan berdampak) sistemik, itu dari rapat dewan gubernur BI itu yang dibahas bersama-sama dewan gubernur BI, landasannya adalah informasi-informasi yang dilaporkan oleh mereka yang berwenang," terangnya.
Boediono menjelaskan, indikasi kesamaan keadaan krisis moneter perbankan pada saat itu dengan keadaan krisis moneter perbankan di tahun 1997/1998 adalah adanya beberapa indikasi, seperti banyaknya modal yang keluar negeri secara besar-besaran dan cepat.
Selain itu, kata Boediono yang juga Wakil Presiden ini, indikasi berikutnya adalah adanya likuiditas di dalam negeri sehingga bank itu menjadi kering dan macet yang kemudian diikuti dengan munculnya rumor yang luar biasa.
"ni sama dengan tahun 1997/1998," jelasnya.
 |
|
update terakhir on Selasa, 22 Desember 2009 17:21 |