|
Liontin, Ikon Musik Pop Masa Depan |
|
|
|
|
Nazir Amin
|
|
Rabu, 03 Februari 2010 19:11 |
|

Jakarta, beritabaru.com - Sukses mengusung Afgan menjadi penyanyi kondang, Wanna B Music Production kali ini memperkenalkan band pendatang baru, Liontin, dengan corak musik pop Indonesiana yang mampu membawa para pencinta musik pada kenangan indah masa lalu.
Melalui lagu single Cinta Jangan Marah, yang terbentuk pada 1 Januari 2008 ini berharap dapat mengulang sukses The Mercy's, Panbers dan D'Lloyd sebagai yang menggebrak blantika musik pop Indonesia pada dekade 70-an dan 80-an.
''Karakter musik Liontin mampu menjadi medium nostalgia tanpa mengabaikan nuansa terkini. Liontin siap meluncurkan album perdana pada minggu keempat bulan Februari ini,'' kata Arie, sang vokalis didampingi Dedy sang gitaris dan basis E'eb serta drummer Rizki saat jumpa wartawan di Jakarta, Rabu (3/2).
Terkait tembang andalan Cinta Jangan Marah, menurut Arie, lagu tersebut bertutur tentang kisah cinta yang diwarnai kecemburuan yang tak jelas ujung pangkalnya. Mengandalkan syair sederhana dalam perpaduan musik pop 70-an sehingga mudah diingat dan dinyanyikan banyak orang.
Konsep musik itu pula yang mendorong Wanna B Music Production menampilkan empat anak muda menjadi ikon baru di blantika musik pop Indonesia.
''Liontin memiliki karakter, walau tampil dengan nuansa modern tapi mampu membangkitkan kenangan indah. Liontin menjadi semacam benang merah dari perkembangan musik era 1970-an hingga 1980-an dengan trend musik pop terkini,'' kata Direktur Produksi Wanna B Music Production, Fajar Putra JM.
Dalam pandangan Wanna B, menurut Fajar, dengan pembinaan yang lebih intens dan terarah maka Liontin bisa masuk pasar yang terbentuk di Indonesia. ''Liontin memiliki nilai komersial menjanjikan.''
Menyinggung soal pilihan nama Liontin, Arie menambahkan bahwa nama tersebut diambil dari filosofi singa atau lion yang banyak memiliki nilai positif sebagai hewan antara lain lembut dan penyayang terhadap anak-anaknya.
''Singa atau lion itu tidak rakus di saat sudah kenyang dan tidak akan marah jika ada hewan lain yang mengambil makanannya. Kata lion lalu disempurnakan menjadi liontin yang bermakna perhiasan,'' tambah Dedy sang gitaris. (*)
 |
|
update terakhir on Kamis, 04 Februari 2010 09:20 |